Diskusi Publik: Permasalahan Banjir di Ibukota. Depok, 26 Nov 2013

Deskripsi Video

Konsultasi dan diskusi publik mengenai masalah banjir, penurunan muka tanah serta degradasi lingkungan di Pesisir Jakarta merupakan salah satu wujud dukungan dan kerjasama yang serius dari Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI, serta mayarakat dalam upaya menyelamatkan Ibukota dari bencana ekologi perkotaan pinggir pantai.

 

Di sela-sela acara diskusi publik bertajuk “ Pembangunan Terpadu Pesisir Ibukota Negara” yang digelar di Kampus Universitas Indonesia, Depok tanggal 26 November, Menko Perekonomian menekankan perlunya partisipasi dan kemiteraan yang kuat antar berbagai pihak serta dukungan dari masyarakat untuk mengatasi masalah degradasi lingkungan pesisir Jakarta.

 

Selain itu, seperti yang diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, dalam sambutanya, suatu terobosan besar yang didukung oleh penelitian dan perencanaan matang sangat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan besar di DKI Jakarta.

 

“Penyelesaiannya harus terintegrasi dari hulu sampe hilir”, tegas Meko Perekonomian. Mengingat kompleksitas permasalahan lingkungan di pesisir Jakarta maka, menurut Menko, kerjasama yang terintegrasi antar pemangku kepentingan dan masyarakat merupakan kunci sukses dalam memecahkan persoalan tersebut.

 

Menko Perekonomian, didampingi oleh Gubernur DKI, dalam perjalanan dari Stasiun Cikini menuju kampus UI menggunakan KRL Commuter Line mengatakan bahwa diskusi publik ini bertujuan  untuk memberikan pemahaman mengenai permasalahan besar dan menggali solusi yang bijak dari berbagai kalangan dalam mengatasi masalah banjir dan pemeliharaan lingkungan di Jakarta.

 

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis,M. Met, Deputi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Infrastruktur dan Pengembangan Daerah , Dr. Ir. Lucky Eko Wuryanto, para akademisi dari berbagai universitas di Indonesia, serta kalangan praktisi dan organisasi masyarakat.

 

Berita TerbaruLainnyarss
Informasi tidak ditemukan