Profil Deputi VI (Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang)

Deputi VI (Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang)

Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang 

( Dr. Ir. Wahyu Utomo, MS. )

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2020 tentang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang (Deputi VI) mempunyai tugas menyelenggarakan koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan serta pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang pengembangan wilayah dan tata ruang. 

Deputi VI menyelenggarakan fungsi:

  1. koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang pengembangan wilayah dan tata ruang;
  2. pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang pengembangan wilayah dan tata ruang;
  3. pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengembangan wilayah dan tata ruang; dan
  4. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. 

Profil Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang

Wahyu Utomo lahir di Jakarta pada tanggal 11 Februari 1964. Ia menempuh pendidikan Sarjana pada jurusan Teknik Sipil di Institut Teknologi Bandung (1987). Kemudian Ia menyelesaikan pendidikan Magister pada jurusan Regional Science dengan gelar Master of Science (MS) di Cornell University, USA (1999). Pendidikan Doktoral ditempuhnya dengan mengambil jurusan Regional Science dan berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D) di Cornell University, USA (2002).

Selain itu, Ia mengikuti seminar, pelatihan, dan kursus singkat, baik di dalam maupun di luar negeri antara lain: Enterprise Risk Management, Bali (2015); Indonesia-China Infrastructure Investment Seminar, Beijing (2015); The 3rd ASEAN Connectivity Forum, Seoul (2015); Indonesia Infrastructure Forum, Swedish Embassy (2015); Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition, Indonesia (2014); National Workshop for Land Acquisition for Infrastructure Development Policy (2013); Masterplan of Acceleration and Expansion of Indonesia Economic Development (2011); Indonesia’s Investment Policy Review, Paris (2010); dan Infrastructure in a Market Economy: Public-Private Partnership in a Changing World, Harvard University, USA (2006).

Ia pun aktif sebagai penulis, beberapa karya yang dipublikasikan antara lain: Strategic City Development: Towards The Sustainable Cities Development in Indonesia (2015); Private Partnership: Investor’s Guide (2010); Contributor for Section of Housing and Settlement: Triggering Infrastructure Development in Crisis Era (2009); Quarterly Report on Economic Infrastructure (2009); dan Survey Reports on Housing Sector (2008-sekarang).

Sebelum menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak tahun 2020, Ia pernah menduduki posisi sebagai Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2016-2020); Sekretaris Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (2015-2016); Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2014); Komisaris PT Sarana Multi Infrastruktur (2009-2019); Presiden Komisaris PT Amartha Karya (2009-2014); Asisten Deputi Pembangunan Perumahan, Pertanahan, dan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2007-2014); Kepala Program Komite Percepatan dan Peluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2011-2014); Asisten Deputi Bidang Infrastuktur dan Pembangunan Wilayah Kalimantan-Sulawesi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2005-2007), dan Kepala Sektor Bidang Desentralisasi Ekonomi (2002-2005).

Selain mengemban amanah sebagai Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ia juga tercatat sebagai Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) (2016-sekarang); Sekretaris Tim Percepatan Kebijakan Satu Peta (2016-sekarang); Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (2016-sekarang); dan Anggota dari The Executive Team of the National Team of Special Economic Zones (2014-sekarang). 

Sebagai bentuk penghargaan dari pengabdiannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Ia mendapatkan Satyalancana Karya Satya X Tahun (2001); Certificate of Appreciation dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) (National Financial Auditor Agency) (2008); Satyalancana Karya Satya XX Tahun (2009); dan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun (2019).

Bagikan di | Cetak | Unduh