Profil Deputi I (Ekonomi Makro dan Keuangan)

Deputi I (Ekonomi Makro dan Keuangan)

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan

( Dr. Iskandar Simorangkir, SE, MA )

 

 

Selanjutnya disebut Deputi I, mempunyai tugas menyelenggarakan koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan serta pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang ekonomi makro dan keuangan.

Deputi I menyelenggarakan fungsi:

  1. Koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang ekonomi makro dan keuangan;
  2. Pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang ekonomi makro dan keuangan;
  3. Koordinasi dan sinkronisasi perumusan kebijakan di bidang pembangunan penguatan keuangan berbasis nasional;
  4. Pengendalian pelaksanaan kebijakan di bidang pembangunan penguatan keuangan berbasis nasional;
  5. Koordinasi dan sinkronisasi, perumusan kebijakan di bidang penguatan investasi sumber domestik;
  6. Koordinasi dan sinkronisasi kebijakan di bidang pembangunan kapasitas fiskal negara;
  7. Pengendalian pelaksanaan kebijakan di bidang penguatan pembangunan kapasitas fiskal negara;
  8. Pemantauan, analisis,evaluasi dan pelaporan di bidang ekonomi makro dan keuangan; dan
  9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Menteri Koordinator.

Struktur organisasi Deputi I terdiri atas:

  1. Asisten Deputi Fiskal;
  2. Asisten Deputi Moneter dan Neraca Pembayaran;
  3. Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Daerah dan Sektor Riil;
  4. Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan;
  5. Asisten Deputi Badan Usaha Milik Negara; dan
  6. Kelompok Jabatan Fungsional.

 

Profil Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan 

Iskandar Simorangkir lahir di Binjai, 4 Januari 1963. Menempuh pendidikan sarjana jurusan Manajemen di Universitas Udayana. Kemudian melanjutkan studi S2 dengan jurusan Ekonomi Pembangunan di Vanderbilt University, USA. Ia melanjutkan studi S3 di Universitas Indonesia dengan jurusan Ekonomi. Ia aktif mengikuti beberapa pelatihan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia seperti Pendidikan Calon Pegawai Muda pada tahun 1987-1988, pembekalan pengetahuan pada tahun 2005 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Bank Indonesia (SESPIBI) pada tahun 2008. Selain itu, Ia juga mengikuti kursus singkat salah satunya executive program di London Business School, UK pada tahun 2009. Sebagai bentuk dari pengabdiannya sebagai Pegawai Bank Indonesia, Ia mendapatkan penghargaan Masa Pengabdian 25 Tahun pada tahun 2013, dan Masa Pengabdian 30 Tahun pada tahun 2018 serta mendapatkan penghargaan tingkat nasional untuk Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tahun 2016.

Ia pun aktif dalam membuat karya tulis seperti jurnal, buku, dan artikel. Beberapa karya tulis tersebut antara lain: Memaknai Percepatan Keuangan Inklusif (Kompas, 2019), Digitalisasi Keuangan dan Jender (Kompas, 2018), Buku Pengantar Kebanksentralan: Teori dan Praktik di Indonesia (2014), DSGE Model with Banking Sector (2013), Kajian Pangan Strategis: Analisis Ketahanan, Perdagangan Antar Daerah, Disparitas Harga dan Rekomendasi Kebijakan (2013), Kajian Indikator Peringatan Dini Bank Runs di Indonesia (2012), Understanding the Role of Fiscal Stimulus in Maintaining of Indonesia Economy, ISEAS Singapore (2011). Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, Ia aktif mengikuti beberapa organisasi seperti Dewan Editor Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan pada tahun 2008-sekarang,  Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) pada tahun 2015-sekarang, dan dosen pembimbing S3 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia pada tahun 2018-sekarang.

Sebelum menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Kemenko Perekonomian pada tahun 2017, Ia pernah menjabat sebagai Kepala Perwakilan (Bank Indonesia) pada tahun 2014, Kepala Departemen (Bank Indonesia) pada tahun 2013-2014, Kepala Biro/Grup Riset Ekonomi (Bank Indonesia) pada tahun 2008-2012, dan Peneliti Madya Senior (Bank Indonesia) pada tahun 2005-2008. 

Bagikan di | Cetak | Unduh