5 Kali, Kemenko Perekonomian Raih Predikat WTP
Selasa, 22 Maret 2016 - 22:04
5 Kali, Kemenko Perekonomian Raih Predikat WTP
Sumber gambar : ekon.go.id
Dokumen Lampiran
NoDeskripsiFilenameFilesize 
1WTP Kemenko Perekonomian 2009wtp-kemenko-perekonomian-2009.jpg337 KB
2WTP Kemenko Perekonomian 2011wtp-kemenko-perekonomian-2011.jpg341 KB
3WTP Kemenko Perekonomian 2012wtp-kemenko-perekonomian-2012.jpg2.4 MB
4WTP Kemenko Perekonomian 2013wtp-kemenko-perekonomian-2013.jpg3.1 MB
5WTP Kemenko Perekonomian 2014wtp-kemenko-perekonomian-2014.jpg2.3 MB
Sebagai wujud komitmen dalam memaksimalkan tata kelola pemerintahan yang baik termasuk mengenai pengelolaan uang negara, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) berhasil meraih 5 kali predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan yang dibuat dalam beberapa tahun terakhir. Predikat WTP tersebut diraih Kemenko Perekonomian pada tahun 2009, 2011, 2012, 2013, dan 2014.
 
Laporan Keuangan Kemenko Perekonomian merupakan laporan yang mencakup seluruh aspek keuangan yang dikelola oleh entitas pelaporan Kemenko Perekonomian. Laporan keuangan ini dihasilkan melalui Sistem Akuntansi Institusi (SAI) yaitu serangkaian prosedur manual maupun yang terkomputerisasi mulai dari pengumpulan data, pencatatan, dan pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi keuangan pada Kementerian Negara/Lembaga.
 
Laporan Keuangan Kemenko Perekonomian juga merupakan laporan konsolidasi dari seluruh jenjang struktural di bawah Kemenko Perekonomian, termasuk tingkat pelaporan Eselon I, serta satuan kerja yang bertanggung jawab  atas anggaran yang diberikan.
 
Satuan kerja yang dicakup dalam laporan keuangan Kemenko Perekonomian meliputi dua satuan kerja, yaitu Kantor KemenkoPerekonomian dan Satuan Kerja Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus yang keduanya dikonsolidasikan dalam satu unit pelaporan tingkat Eselon I pada Sekretariat KemenkoPerekonomian.
 
Sistem Akuntansi Institusi (SAI) terdiri dari Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN). SAK dirancang untuk menghasilkan Laporan Keuangan Satuan Kerja yang terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, dan Catatan atas Laporan Keuangan. Sedangkan SIMAK-BMN  adalah sistem yang menghasilkan  informasi aset tetap,  persediaan dan lainnya untuk penyusunan neraca dan laporan barang milik negara serta laporan manajerial lainnya.
 
Sebagai informasi, opini BPK merupakan pengakuan dan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan sehingga dalam melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga, BPK memperhatikan sebagai berikut: Kesesuaian penyajian Laporan Keuangan dengan Standar Akuntasi Pemerintah (SAP); Kecukupan pengungkapan informasi keuangan dalam Laporan Keuangan sesuai dengan pengungkapan yang diatur SAP; Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan; dan Efektivitas Sistem Pengendalian Intern.
 
Adapun 4 jenis opini BPK sebagaimana diatur dalam Undang-undang No. 15 tahun 2004 tentang pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP/unqualified opinion), Wajar Dengan Pengecualian (WDP/Qualified opinion), Tidak Wajar (TW/Adverse opinion), dan Tidak Memberikan Pendapat (TMT/Disclaimer opinion).
 
Selain itu, berdasarkan informasi dari website resmi BPK RI, Opini WTP diberikan dengan kriteria: sistem pengendalian internal memadai dan tidak ada salah saji yang material atas pos-pos laporan keuangan. Secara keseluruhan laporan keuangan telah menyajikan secara wajar sesuai dengan SAP.
 
Predikat WTP ini juga menjadi salah satu indikator keberhasilan reformasi birokrasi Kemenko Perekonomian. Prestasi membanggakan ini juga menjadi tugas semua jajaran di lingkungan Kemenko Perekonomian untuk mempertahankan sistem pengelolaan dan penatausahaan keuangan negara yang transparan, profesional, dan bertanggung jawab. 
Layanan Informasi Terkaitrss
Informasi tidak ditemukan
Laporan Keuangan TahunanLainnyarss
Informasi tidak ditemukan
Layanan Informasi TerbaruLainnyarss
Informasi tidak ditemukan