Upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi berstandar internasional di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Setelah resmi diluncurkan pada Mei 2025, King’s College London (KCL) Singhasari di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari tahun ini kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program MSc Digital Economies dan MA Digital Futures yang akan memulai perkuliahan pada September mendatang. King’s College London merupakan salah satu universitas terkemuka dunia yang secara konsisten berada dalam jajaran universitas terbaik global dan anggota Russell Group, asosiasi universitas riset terkemuka di Inggris.
Pembukaan pendaftaran ini menjadi langkah lanjutan dalam pengembangan KEK Singhasari sebagai pusat pendidikan dan pengembangan talenta global. Kehadiran kampus internasional King’s College London di Indonesia diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan kelas dunia tanpa harus menempuh studi di luar negeri, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional di tengah percepatan transformasi digital.
Pada program ini, calon mahasiswa memiliki kesempatan untuk memperoleh pendanaan pendidikan melalui berbagai skema beasiswa, termasuk program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku. Program beasiswa ini terbuka bagi masyarakat umum, CPNS/PNS, TNI/POLRI, dosen, peneliti atau perekayasa, serta tenaga medis dan paramedis dengan batas usia maksimal antara 35 hingga 42 tahun sesuai kategori pendaftar. Dukungan tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi mahasiswa berprestasi dari berbagai lapisan masyarakat.
Kerja sama antara KEK Singhasari dan King’s College London mencerminkan meningkatnya kepercayaan institusi pendidikan internasional terhadap Indonesia sebagai mitra strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Kolaborasi ini juga menunjukkan bahwa pengembangan KEK tidak hanya berfokus pada sektor industri, manufaktur, dan logistik, tetapi juga pada sektor jasa berbasis pengetahuan yang berkontribusi terhadap peningkatan daya saing nasional.
Dalam penyelenggaraan akademiknya, King’s College London bertanggung jawab penuh terhadap seluruh aspek pembelajaran, mulai dari kurikulum hingga keterlibatan tenaga pengajar. Melalui sistem blended learning yang mengkombinasikan pembelajaran asynchronous dan synchronous bersama dosen dari London, mahasiswa memperoleh kualitas pendidikan yang setara dengan yang diberikan di kampus utama King’s College London di Inggris.
Saat ini, King’s College London Singhasari terus memperluas akses pendidikan internasional bagi talenta Indonesia melalui program pascasarjana yang berfokus pada ekonomi digital dan masa depan teknologi. Kehadiran kampus ini menjadi bukti bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai tujuan pengembangan pendidikan tinggi global.
Informasi lebih lanjut mengenai program studi, persyaratan, dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi King’s College London. Calon mahasiswa yang berminat mengikuti program ini serta mengajukan pendanaan pendidikan melalui LPDP perlu melakukan pendaftaran secara paralel pada program studi yang dipilih dan pada portal beasiswa LPDP sesuai ketentuan yang berlaku. (nn/in/bw/nov/tam)
***