KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA
SIARAN PERS
HM.02.04/51/SET.M.EKON.3/02/2026
Melalui Penandatanganan Joint Announcement, Indonesia dan Uni Eropa Dorong Dialog Kerja Sama Halal dan Fasilitasi Perdagangan
Brussels, 13 Februari 2026
Sebagai bagian dari kontinuitas kerja sama dan dialog yang telah terjalin, Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa telah menandatangani Joint Announcement mengenai komitmen bersama untuk terus memperkuat dialog dan kerja sama dalam mendukung hubungan ekonomi, khususnya di bidang sertifikasi halal dan fasilitasi perdagangan. Penandatanganan tersebut dilaksanakan di sela-sela kunjungan delegasi Indonesia dalam rangka High-Level Study Visit on the EU Single Market Principles and Indonesian Halal Certification Policy, di Brussels, Selasa (10/02).
Selain membahas terkait kerja sama halal, pertemuan menyinggung perkembangan penyelesaian Indonesia-EU CEPA, termasuk tahapan legal scrubbing yang tengah berlangsung. “Indonesia berharap proses legal scrubbing IEU-CEPA dapat diselesaikan lebih cepat, sehingga kesepakatan ini dapat segera ditindaklanjuti dan memberikan kepastian bagi dunia usaha,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi pada agenda tersebut.
Melalui Joint Announcement ini, kedua pihak menegaskan komitmen untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang yang menjadi kepentingan bersama, termasuk pemahaman mengenai implikasi keberadaan Pasar Tunggal Uni Eropa (EU Single Market) terhadap hubungan perdagangan Indonesia–Uni Eropa. Dialog dan pertukaran pandangan dipandang sebagai instrumen penting untuk membangun transparansi dan saling pengertian atas praktik regulasi yang berlaku di masing-masing pihak.
Indonesia dan Uni Eropa juga sepakat untuk melanjutkan kerja sama melalui dialog, pertukaran teknis, serta pertukaran informasi terkait sertifikasi halal Indonesia di Uni Eropa. Dalam kerangka ini, Indonesia mencatat pandangan Uni Eropa mengenai pengaturan halal, sekaligus menegaskan nilai strategis dari dialog berkelanjutan guna memperkuat pemahaman bersama, dengan mengedepankan otonomi regulasi masing-masing pihak.
Pada kesempatan tersebut, Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Deputi Edi melaksanakan pembicaraan bilateral dengan Deputy Director-General for Trade Komisi Eropa, Maria Martin-Prat De Abreu. Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut teknis kerja sama, termasuk penyelarasan kebijakan halal dan tahapan penyelesaian IEU-CEPA.
Pemerintah Indonesia memandang langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun hubungan ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa yang terbuka, konstruktif, dan berbasis saling pengertian. Dialog yang efisien dan kolaboratif diharapkan dapat meningkatkan kejelasan bagi pelaku usaha serta mendukung kelancaran perdagangan kedua pihak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Staf Ahli Bidang Pengembangan Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi Evita Manthovani dan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga. (is/abn/dep2/map/fsr)
***
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Haryo Limanseto
Website: www.ekon.go.id
Twitter, Instagram, Facebook, TikTok, Threads, & YouTube: @PerekonomianRI
Email: humas@ekon.go.id
LinkedIn: Coordinating Ministry for Economic Affairs of the Republic of Indonesia