Sumber ekon.go.id

Apresiasi Komite Cipta Kerja untuk Polda Jabar: Tingkatkan Koordinasi dan Sinergi untuk Pelaksanaan Program Kartu Prakerja Lebih Baik

16 Feb 2023 16:45

Komite Cipta Kerja yang diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan piagam penghargaan kepada jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) atas dedikasinya mengungkap dan menangani perkara manipulasi data pribadi dalam pendaftaran Program Kartu Prakerja.

Penghargaan diserahkan oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan UMKM Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Program Kartu Prakerja Mohammad Rudy Salahuddin kepada Polda Jabar di bawah kepemimpinan Inspektur Jenderal Polisi Suntana. Selain kepada Kapolda, penghargaan juga diberikan kepada Wakapolda Jabar Brigjen Pol Bariza Sulfi, Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol. Arif Rachman, Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus AKBP Andry Agustiano, dan Kanit 3 Subdit 1 Polda Jabar Kompol Suseno Adi Wibowo.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang baik kepada para penyidik Polda Jabar bersama Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja dalam penanganan perkara tersebut hingga selesai,” kata Deputi Rudy, yang mewakili Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, di Mapolda Jabar, Bandung, Kamis (19/01) lalu.

Pihaknya juga berharap dukungan dan peran jajaran Polda Jabar agar dapat terus berlanjut untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan Program Kartu Prakerja skema normal di 2023, terutama di wilayah Provinsi Jawa Barat.

“Peran Polri sangat diperlukan dalam menjaga dan mengawal Program Kartu Prakerja di daerah. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Wakapolri dalam Rapat Komite Cipta Kerja 5 Januari 2023, bahwa Polri siap mendukung dan mengawal pelaksanaan skema normal Program Kartu Prakerja,” ungkap Deputi Rudy.

Pada akhir 2021, Polda Jabar membongkar sindikat yang memanipulasi data kependudukan individu yang digunakan untuk mendaftar Program Kartu Prakerja dengan menangkap empat orang tersangka. Keberhasilan Polda Jabar tersebut, selain menyelamatkan aset negara, juga membuktikan kolaborasi antara aparat penegak hukum dengan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja dalam mengamankan program strategis pemerintah.

Hatur nuhun pisan atas perhatian dan penghargaan terhadap kinerja Polda Jabar dari Kemenko Perekonomian, Komite Cipta Kerja dan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja. Apresiasi ini memberikan tambahan semangat dan motivasi kepada Polda Jabar dalam mendukung program pemerintah yang berupaya mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tutur Kapolda Jabar Irjen Pol. Suntana.

Direktur Eksekutif Manajamen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Purbasari juga menyatakan rasa syukur dan leganya dapat bersilaturahmi dan mengucapkan terima kasih secara langsung kepada Polda Jabar. Bantuan jajaran Polda Jabar ini sangat berarti dalam menjaga integritas Program Kartu Prakerja, karena insentif yang diberikan cukup besar jadi mendorong pelaku kejahatan menggunakan data orang lain secara tidak sah untuk mendaftar dan menerima manfaat program.

“Kami terus meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menambah lapisan identifikasi peserta dalam upaya mencegah penipuan agar bantuan Kartu Prakerja tidak jatuh kepada penerima yang tidak semestinya. Terima kasih, Polda Jabar,” ucap Denni.

Seperti diketahui, sejak diluncurkan pada April 2020, Program Kartu Prakerja telah menjangkau 16,4 juta penerima manfaat di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota se-Indonesia. Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi dengan peserta Kartu Prakerja terbanyak yakni mencapai 2,3 juta orang. (dep4/rep/rtn)

***


Bagikan di | Cetak | Unduh