Sumber ekon.go.id

Dorong Manfaat bagi Masyarakat, Temu Muka dan Dialog Program Kartu Prakerja diadakan di Kota Manado, Sulawesi Utara

30 Sep 2021 21:10

Dalam rangka monitoring dan evaluasi program serta pelaporan transaksi dan akuntabilitas program kepada pemangku kepentingan di daerah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan temu muka dan dialog bersama penerima Program Kartu Prakerja dari 15 Kabupaten/Kota se-Sulawei Utara di Kota Manado, Jumat (24/09).

“Khusus untuk Provinsi Sulawesi Utara, hingga batch 21 terdapat 200.309 orang telah ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja. Selain itu, 55.368 orang diantaranya berasal dari Kota Manado,“ ujar Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Mohammad Rudy Salahuddin.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene juga melakukan kunjungan ke layanan perbantuan pendaftaran Program Kartu Prakerja bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan. Ketua Komisi IX DPR RI yang membidangi Kesehatan, Ketenagakerjaan dan kependudukan tersebut juga menyampaikan pesan kepada para penerima Program Kartu Prakerja agar bijak dalam memanfaatkan bantuan dari Pemerintah.

Pada kegiatan acara dialog tersebut, para peserta menceritakan kisah uniknya bersama Program Kartu  Prakerja, salah satunya adalah kisah dari Ibu Wiwin Winangsih dari Bolaang Mongondow Timur yang merupakan penerima manfaat Program Kartu Prakerja gelombang ke-15.

Sebelum mengikuti Program Kartu Prakerja, Wiwin memiliki usaha membuat tempe bersama suaminya. Namun bisnisnya ini tersendat karena Pandemi Covid-19.

Saat ini, setelah bergabung di Program Kartu Prakerja untuk mengikuti pelatihan tentang produksi tempe dan juga mengetahui cara memproduksi tempe yang benar. Wirausaha tempe Wiwin berkembang pesat hingga bisa memproduksi 50 kilogram tempe per hari dan dijual ke wilayah Bolaang Mongondow Timur dan Kotamobagu.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari yang turut hadir dalam kesempatan tersebut berharap agar para penerima Kartu Prakerja dapat benar-benar memanfaatkan kesempatan mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuannya.

“Pemerintah disini hanya menyediakan pintu. Namun yang harus membuka dan mengambil kesempatan dibalik pintu tersebut adalah para peserta sendiri. Program Kartu Prakerja tidak akan serta merta memperbaiki hidup para penerima tanpa adanya usaha yang tekun untuk belajar secara terus menerus dan mempraktikan ilmu yang telah di peroleh,” ujar Denni. (dep4/frh/fsr/hls)

***


Bagikan di | Cetak | Unduh