Sumber ekon.go.id

Pemerintah Bentuk Tim Khusus Irigasi

15 Aug 2016 23:00

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

Pemerintah Bentuk Tim Khusus Irigasi

Jakarta, 15 Agustus 2016

Jakarta - Pemerintah membentuk tim khusus irigasi yang terdiri dari Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPera). Tim khusus ini nantinya akan mendata dan mengecek langsung infrastruktur irigasi ke lapangan serta kesiapan sistem.

“Sebagian besar irigasi kita itu hulunya dari sungai bukan dari waduk. Kalau musim kemarau, pengaruhnya lebih besar kepada irigasi dibanding dengan waduk," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Pemeliharaan, Pengembangan dan Pendanaan Irigasi, Senin (15/8), di Jakarta.

Hadir dalam rakor tersebut Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud, Plt Deputi Bidang Koordinasi Percepatan infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator BidangPerekonomian Wahyu Utama dan perwakilan dari kementerian/lembaga terkait.

Dengan data dan pemeriksaan lapangan yang akurat, pembangunan dan rehabilitasi irigasi diharapkan dapat menambah produktivitas lahan pertanian yang terairi. Selain membangun saluran irigasi baru, rehabilitasi juga perlu dilakukan terutama untuk mengurangi pendangkalan waduk agar debit air bisa lebih tinggi dan secara otomatis mampu mengairi lahan lebih luas.

Saat ini pemerintah tengah menjalankan programpembangunan irigasi 1 juta ha dan rehabilitasi irigasi 3 juta ha untuk mendukung terwujudnya kemandirian pangan.

“Sistem irigasi yang ingin dioptimalkan terutama pada jaringan irigasi tersier yang mengalami kerusakan berat, seperti irigasi di Pulau Jawa," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPera) tahun 2016, perkembanganpembangunan irigasi telah mencapai 21,3% atau seluas 212.804 ha. Sementara untuk rehabilitasi irigasi telah mencapai 834.225 ha atau sekitar 27,8% dari seluruh target yang dicanangkan (ekon).

***

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Farah Heliantina

Website: www.ekon.go.id
Twitter: @perekonomianRI
Email: humas@ekon.go.id


Bagikan di | Cetak | Unduh