Sumber ekon.go.id

Meningkatkan Sistem Irigasi Dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan

05 Apr 2016 23:31

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

MENINGKATKAN SISTEM IRIGASI DALAM RANGKA MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN

Jakarta, 5 April 2016

 

Sistem irigasi sangat penting dalam rangka mendukung pola tanam pertanian dan pada ujung-ujungnya, mendukung produksi pertanian. “Kita harus duduk bersama untuk melihat persoalan irigasi ini karena perannya yang sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Rapat koordinasi tentang irigasi pada hari ini, Selasa (5/4), dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, beserta perwakilan dari Kementrian Pertanian, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Kementrian Dalam Negeri.

Rapat koordinasi tentang pangan ini berupaya mengkoordinasikan data-data jumlah lahan teririgasi, baik primer, sekunder maupun tersier, daerah aliran sungai hingga konversi alih fungsi lahan pertanian. “Di belakang ini semua, kita ingin menjaga stabilitas produksi dan harga pangan, terutama beras,” imbuh Darmin.

Saat ini, waduk, irigasi primer dan irigasi sekunder menjadi tanggung jawab pemerintah, sementara irigasi tersier merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten. Oleh sebab itu, di satu sisi, pemerintah memiliki data berapa persen saluran irigasi primer dan sekunder yang rusak, namun belum memiliki data kondisi saluran irigasi tersier.

Karenanya, rapat koordinasi ini dilakukan untuk mengkonsolidasikan data lahan pertanian, luasan yang teririgasi, menjaga daerah aliran sungai tetap baik agar volume air di waduk terjaga sehingga umur teknis waduk tidak berkurang akibat sedimentasi.

Kepala Bappenas Sfyan Djalil menambahkan, koordinasi ini sangat penting untuk membuat prioritas program dan dana pada tahun 2017 mendatang. “Kita ingin program pemerintah berdasarkan data yang lengkap dari semua kementrian,” kata Sofyan Djalil.

 

Tim Komunikasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Email: humas.ekon@gmail.com
Twitter: @perekonomianRI
Website: www.ekon.go.id


Bagikan di | Cetak | Unduh