Di tengah kunjungan ke Jakarta untuk mendorong percepatan aksesi Indonesia ke dalam OECD, perwakilan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multilateral Kemenko Perekonomian, selaku Sekretariat Tim Nasional Aksesi OECD, bersama dengan Delegasi Sekretariat OECD melakukan pertemuan dengan perwakilan organisasi masyarakat dan think tanks untuk berdiskusi mengenai proses aksesi dalam acara dialog yang dilaksanakan di Jakarta, Senin (5/05).
Pemerintah Indonesia terus berkomitmen meningkatkan peran ekonomi digital dan inklusi keuangan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), salah satunya melalui penguatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hal itu penting sebagai instrumen mempercepat transformasi digital nasional, dan IKD dapat diintegrasikan ke berbagai sektor, seperti perbankan, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik
Memasuki Tahun 2025, Ekonomi Indonesia menunjukkan dinamika yang kompleks di antaranya yakni kombinasi tekanan eksternal dan tantangan domestik. Di satu sisi, ketidakpastian ekonomi global saat ini semakin meningkat dengan adanya perang dagang Amerika Serikat melalui kebijakan tarif Presiden Trump, serta belum selesainya konflik di Timur Tengah dan Ukraina yang menciptakan disrupsi pada ekonomi dunia.
Dalam tradisi masyarakat Indonesia, mudik Lebaran menjadi momen yang sangat penting untuk berkumpul bersama keluarga dan mempererat tali silaturahmi. Berbagai cara ditempuh masyarakat untuk dapat melaksanakan mudik walaupun membutuhkan biaya yang tidak sedikit, khususnya biaya transportasi
Pemerintah terus berupaya mendukung kelancaran distribusi logistik dan menjaga stabilitas harga di wilayah perbatasan, salah satunya melalui peran strategis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor transportasi laut. Sebagai negara kepulauan, Indonesia menghadapi tantangan geografis dalam mendistribusikan barang dan jasa ke seluruh pelosok negeri. Konektivitas antar pulau yang efisien dan terjangkau melalui transportasi laut menjadi kunci untuk memastikan distribusi barang kebutuhan pokok yang merata, terutama ke wilayah-wilayah terpencil dan perbatasan yang seringkali memiliki akses terbatas terhadap infrastruktur transportasi darat dan udara.
Bonus demografi yang saat ini sedang berlangsung harus dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah sebagai modal dalam mendorong kemajuan bangsa. Seiring dengan hal tersebut, generasi muda sekaligus menjadi sosok yang memiliki peran krusial sebagai penggerak utama pembangunan dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.