Dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% di tahun 2029, Pemerintah gencar menarik minat para investor, salah satunya dengan menyediakan infrastruktur berkualitas mumpuni. Berdasarkan proyeksi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025–2029, kebutuhan investasi infrastruktur nasional tersebut mencapai lebih dari Rp10.303 triliun. Ketersediaan APBN/D yang terbatas mendorong perlunya peningkatan peran dari berbagai pihak, khususnya dari sektor swasta.
Transformasi digital merupakan salah satu pilar penting dalam mencapai visi besar Indonesia Emas 2045, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita nomor 3, 6, dan 7 yaitu mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah, ekonomi digital, ekonomi hijau, dan ekonomi biru, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, serta memperkuat reformasi politik, hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan korupsi dan narkoba.
Pemerintah terus memperkuat komitmen untuk mendorong pelaku usaha produktif melalui akses pembiayaan yang mudah dan murah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sejak awal tahun 2025 hingga 31 Juli 2025, penyaluran KUR telah terealisasi sebesar Rp156,84 triliun atau mencapai 54,56% dari target tahun 2025 sebesar Rp287,47 triliun, yang diberikan kepada 2,69 juta debitur.
Sekretariat Komite Kebijakan Pembiayaan Bagi UMKM melakukan in-depth interview sebagai bentuk evaluasi efektivitas dan manfaat penyaluran Kredit Usaha Alat dan Mesin Pertanian (Kredit Alsintan) terhadap salah satu debitur Kredit Alsintan di Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis (7/08).
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian senantiasa berkomitmen untuk terus mendorong sinergi lintas sektor guna memperkuat peran perempuan sebagai tulang punggung perekonomian nasional, sekaligus mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi yang inklusif.
Perkembangan teknologi digital yang pesat telah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi global. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), semikonduktor, dan inovasi berbasis teknologi kini menjadi faktor kunci untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan pemerataan ekonomi di berbagai negara, termasuk Indonesia.