Pemerintah bekerja sama dengan pemangku kepentingan berkomitmen untuk meningkatkan peran komoditas kopi dalam perekonomian nasional maupun global. Hal ini mengemuka dalam Gathering dan Rountable Discussion “Strategi Kebijakan dan Program Pengembangan Kopi Indonesia untuk Merespon Kebutuhan Agroindustri Kopi Global”, Rabu (8/8) di Hotel Borobudur, Jakarta.
Pemerintah kembali duduk bersama membahas pengaturan perdagangan melalui sistem elektronik (e-commerce). Kali ini, ada 3 (tiga) pending issues yang menjadi fokus bahasan. Pertama, mengenai pengumpulan data e-commerce. Kedua, tentang pemberdayaan pelaku usaha lokal. Lalu yang ketiga adalah definisi barang dan jasa digital.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memimpin rapat koordinasi terbatas penyediaan gula dalam negeri, Selasa (17/7), di Jakarta. Rapat ini menyepakati beberapa poin, diantaranya:
“Pemerintah Indonesia terus berkomitmen membuktikan bahwa industri kelapa sawit adalah promotor sekaligus pelindung bagi bentang alam yang bernilai konservasi dan cadangan karbon yang tinggi.”
Pada hari ini, Senin (16/7) telah ditandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Solvent Extractors Association (SEA) India, dan Solidaridad Network Asia Limited (SNAL) dalam pertemuan tingkat tinggidikantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.
Pengembangan dan pembinaan koperasi dan UMKM di Indonesia kini kian menjadi perhatian pemerintah. Kedua sektor tersebut merupakan tulang punggung perekonomian nasional dan potensial untuk berkembang pesat dimasa yang akan datang.