Memasuki minggu kedua Oktober 2016, rata-rata harga komoditas pangan secara nasional pada umumnya mengalami penurunan dengan kisaran 1,04% – 3,45% dibandingkan bulan sebelumnya. Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga diantaranya bawang merah, bawang putih, daging sapi, minyak goreng dan telur ayam.
Pemerintah melakukan self critic terhadap Satuan Tugas Percepatan dan Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi. Hal ini dimaksud agar tidak terjerumus dalam rutinitas. Apabila diperlukan, akan dilakukan penyempurnaan terhadap anggota kelompok kerja. Sehingga diharapkan dapat menaikkan kembali dinamika dari kelompok kerja yang ada.
Inovasi yang dilakukan Tropical Landscapes Finance Facility (TLFF) diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan taraf hidup petani kelapa sawit skala kecil (smallholder). Selain itu, peningkatan akses energi untuk pedesaan serta komunitas marjinal lainnya dengan cara yang berkelanjutan juga amat diperlukan.
Pemerintah terus berupaya membenahi berbagai kebijakan di sektor pertanian. Hal ini sesuai dengan komitmen pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045 mendatang. Salah satu fokus perhatian yang akan dilakukan adalah perbaikan sarana irigasi.
Peringkat kemudahan berusaha (Ease Of DoingBusiness) Indonesia naik kelas ke urutan 91 dari urutan 106 (angka ini merupakan koreksi Bank Dunia dari sebelumnya yang menyebut 109). Indonesia juga masuk ke dalam Top 10 Reformers bersama Brunei Darussalam, Kazakhstan, Kenya, dan Belarus. Ini karena Indonesia dinilai berhasil memperbaiki peraturan maupun prosedur pada 7 indikator EODB yaitu starting a business, getting electricity, registering property, getting credit, paying taxes, trading across borders, dan enforcing contracts.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyambut baik hasil survei SMRC “Dua Tahun Pemerintahan Jokowi – JK: Evaluasi Publik Nasional”. Dalam survei tersebut, kondisi ekonomi nasional – termasuk kondisi ekonomi rumah tangga, mendapat penilaian positif dari responden. Mayoritas responden juga menyatakan optimismenya terhadap kondisi ekonomi pada tahun mendatang.