Pemerintah telah memetakan strategi dan langkah prioritas yang akan diambil guna menghadapi tantangan ekonomi di tahun depan, baik dari sisi internal maupun eksternal. Pertama, Pemerintah akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui transformasi struktural untuk memperkuat permintaan domestik dan kinerja perdagangan internasional.
Derasnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menuntut setiap produk untuk semakin memiliki daya saing tinggi. Terlebih, kini dunia industri kita tengah memasuki era Industri 4.0.
Pada hari ini tanggal 19 November 2019, delegasi Indonesia dalam The 2nd Ministeral Meeting of Palm Oil Producting Countries, yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, diundang Perdana Menteri (PM Malaysia Mahatir Bin Muhamad ke kantornya.
Hari ini, Selasa (19/11), PT Pertamina (Persero) dan 10 Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BU BBN) menandatangani adendum kontrak uji coba B-30 di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Pemerintah melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) terus mendorong peran agen bank untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Pasalnya, agen bank adalah salah satu instrumen penting dalam pemerataan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin delegasi Indonesia dalam The 2nd Ministerial Meeting of Palm Oil Producing Countries yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (18/11).