Menko Darmin Pulang Kampung, Cerita Pertanian Hingga Pendidikan
Kamis, 07 Maret 2019 - 14:33
Menko Darmin Pulang Kampung, Cerita Pertanian Hingga Pendidikan
Sumber gambar : ekon.go.id
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengunjungi kampung halamannya yang tengah berulang tahun ke-20, hari ini (7/3), di Kabupaten Mandailing Natal. Sebagai putera daerah, Ia tahu betul bagaimana permasalahan yang dihadapi daerahnya, mulai dari sektor dari pertanian hingga pendidikan.
 
Dalam sambutannya Menko Darmin menuturkan, dalam dua minggu terakhir pemerintah tengah mendorong harga karet agar perlahan naik. Salah satunya melalui jalur diplomasi, dengan mengadakan pertemuan International Tripatrite Rubber Council (ITRC) dengan Pemerintah Thailand dan Malaysia.
 
“Penghasilan utama masyarakat Mandailing adalah dari menderes karet, saya percaya masyarakat yang menderes karet merasakan bahwa dalam 2 minggu harga bergerak. Paling tidak dari 5 sampai 6 ribu bergerak ke angka 7 sampai 8 ribu,” ujar Menko Darmin.
 
Adapun sebagai bentuk perhatianpemerintah terhadap pertanian karet, Menko Darmin menjelaskan, pemerintah tengah menyiapkan program peremajaan karet.
 
“Rakyat kita menanam karet sudah hampir 100 tahun, boleh jadi belum pernah dilakukan peremajaan karet. Program yang disiapkan, bulan Juni sudah akan mulai meremajakan karet rakyat. Setiap hektar karet yang diremajakan sekitar 0,6 hektar yang ditanami karet, sisanya yang 0,4 hektar terserah masyarakat ditanami apa, namun harus tetap menghasilkan,” jelas Menko Darmin.  
 
Dalam kesempatan yang dihadiri Bupati Mandailing, Sekretaris Daerah, tokoh agama, tokoh adat, hingga tokohmasyarakat ini, Menko Darmin menceritakan masa kecilnya dimana masyarakat sangat memperhatikan pendidikan.
 
“Menjadi bahan ejekan kalau ada teman tidak tamat Sekolah Dasar (SD). Orang Mandailing itu rajin sekolah. Oleh karena itu, pendidikan dan pelatihan SDM sangat diperlukan,” kata Darmin yang lantasdiikuti tepuk tangan meriah masyarakat setempat.
 
Menko Darmin pun menjelaskan program pemerintah yang fokus terhadap pendidikan dan pelatihan SDM,yang disebut dengan pendidikan vokasi.
 
“Tahun ini transisinya akan lakukan reformasi besar besaran terkait pendidikan dan pelatihan vokasi. Mulai dari Guru, kurikulum, kita benahi. Agar SDM kita mampu bersaing di tengah Revolusi industri4.0 dan sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI),” pungkas Menko Darmin.
 
Selanjutnya, terkait pembiayaan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Menko Darmin menerangkan, ada beberapa program pemerintah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,misalnya pembiayaan Ultra Mikro (UMi). UMi sendiri diluncurkan oleh pemerintah sejak pertengahantahun 2017 yang diperuntukkan agar pelaku usaha mikrobisa meningkatkan penjualan, omset, dan barang– barang untuk dijual. 
 
“Program UMi dapat dimanfaatkan oleh Ibu – ibu yang menjual produk rumahan seperti kue, bagi Ibu-ibu  yang ingin memperluas usahanya, dapat memanfaatkan pembiayaan ini. ini program pemerintah yang diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat,” tambah Menko Darmin.
 
Diakhir sambutan Menko Darmin berpesan, ada banyak hal yang sudah dimulai, sehingga kita bisa melihat bahwa kita bisa merubah nasib.
“Kita harus optimistis, melakukan banyak hal yang lebih baik ke depannya,” tutup Menko Darmin (aa/iqb)
Berita Terkaitrss
Informasi tidak ditemukan
Sekretariat Kemenko PerekonomianLainnyarss
Informasi tidak ditemukan
Berita TerbaruLainnyarss
Informasi tidak ditemukan