Menko Darmin Nasution Sambut Hangat Courtesy Call Menteri Perdagangan Internasional Inggris
Jumat, 07 April 2017 - 04:00
Menko Darmin Nasution Sambut Hangat Courtesy Call Menteri Perdagangan Internasional Inggris
Sumber gambar : ekon.go.id
Jakarta – Menko Perekonomian Darmin Nasution menyambut hangat courtesy call dari Menteri Perdagangan Internasional Inggris RT Hon Liam Fox MP didampingi oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste Moazzam Malik pada hari ini (6/4) bertempat di kantor Menko.
 
Kunjungan resmi tersebut berisi pembicaraan diplomatik antara Indonesia dan Inggris yang berupaya meningkatkan komitmen dan kesepahaman dalam memperkuat hubungan perdagangan antar negara. Selama ini Inggris telah menjadi mitra dagang penting bagi Indonesia dengan total perdagangan bilateral yang cukup besar hingga mencapai USD 2.5 miliar.
 
“Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, total perdagangan antara Indonesia dengan Inggris di tahun 2016 telah mencapai angka USD 2.5 miliar, naik sebesar 5.5%, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya mencapai USD 2.4 miliar.” ungkap Menko Darmin seraya membuka pembicaraan.
 
Kenyataan tersebut direspon baik oleh pemerintah Inggris bahwasanya Indonesia juga menjadi salah satu negara dengan pasar prioritas bagi produk kreatif/lifestyle Inggris dan potensi sumber mahasiswa asing bagi pendidikan tinggi Inggris.
 
Untuk itu kedua pemerintah negara, baik Indonesia dan Inggris, sadar akan perlunya peningkatan diskusi mendalam mengenai peningkatan kerja sama perdagangan, salah satunya dengan mengatasi hambatan perdagangan dan investasi antara kedua Negara. Sehubungan dengan hal tersebut, Menko Darmin Nasution menyampaikan bahwa saat ini Indonesia terus menggencarkan Paket Kebijakan Ekonomi khususnya dalam menarik para investor untuk lebih cepat, mudah, dan menguntungkan dalam melakukan investasi di Indonesia.
 
“Melalui Paket Kebijakan Ekonomi, pemerintah Indonesia membuka peluang bagi investasi asing dengan memberikan 100% foreign direct investment pada sektor pariwisata, industri film, bahan baku untuk farmasi, pasar dan e-commerce”, ujar Menko Darmin.
 
Dengan begitu pemerintah optimis bahwa perekonomian negara akan terus naik di tahun ini mencapai 5.1% angka pertumbuhan dan lebih besar lagi di tahun 2018. Salah satu bukti keberhasilan Paket Kebijakan Ekonomi ditunjukkan melalui peringkat kemudahan berusaha yang telah diraih Indonesia selama ini.
 
“Berdasarkan Indeks Bank Dunia dalam ‘Doing Business 2017’, Indonesia termasuk dalam 10 negara yang berhasil melakukan peningkatan reformasi dalam kemudahan berusaha dari ranking 106 menjadi ranking 91 saat ini”, tegas Menko Darmin.
 
Menanggapi hal tersebut, pemerintah Inggris secara positif menyampaikan ketertarikannya untuk menjalin hubungan kerja sama perdagangan dengan Indonesia khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan pendidikan.
 
Kedua negara sepakat untuk mengadakan pertemuan berkelanjutan dalam mendiskusikan rencana proyek strategis nasional beserta langkah-langkah kontribusi yang dilakukan dalam mengembangkan hubungan diplomatik ekonomi di masa depan. (ekon)
Berita Terkaitrss
Informasi tidak ditemukan
Kerjasama Ekonomi InternasionalLainnyarss
Informasi tidak ditemukan
Berita TerbaruLainnyarss
Informasi tidak ditemukan