Kerangka Kerjasama Timur-Timur: Indonesia-India Perkuat Kerjasama Sawit Secara Berkelanjutan
Selasa, 26 Maret 2019 - 16:29
Kerangka Kerjasama Timur-Timur: Indonesia-India Perkuat Kerjasama Sawit Secara Berkelanjutan
Sumber gambar : ekon.go.id
Dokumen Lampiran
NoDeskripsiFilenameFilesize 
1Kerangka Kerjasama Timur-Timur: Indonesia-India Perkuat Kerjasama Sawit Secara Berkelanjutanpress-release-26-march-2019-dewan-sawit-sea-final.pdf319 KB
Hari ini, 26 Maret 2019, Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) atau Indonesian Palm Oil Board (IPOB), The Solvent Extractors’ Association of India (SEA) dan Solidaridad mengadakan rapat gabungan di Medan, Indonesia. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari apa yang telah disepakati pada pertemuan sebelumnya di Jakarta, 19 Desember 2018. DMSI, SEA dan Solidaridad telah menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada 16 Juli 2018.
 
Nota Kesepahaman ini menggambarkan kerja sama yang erat antara organisasi-organisasi terkait untuk bersama-sama mempromosikan ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) and IPOS (Indian Palm Oil Sustainability Framework) di India, untuk menciptakan kesadaran akan manfaat minyak sawit dalam aspek kesehatan konsumennya, sehingga memastikan pertumbuhan minyak sawit Indonesia yang berkelanjutan.
 
Atas nama Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud, Wilistra Danny meyakinkan dukungan sepenuh hati atas upaya ini. Wilistra menekankan pentingnya pasar India untuk industri minyak sawit Indonesia dan berharap kelompok kerjasama ini dapat memimpin inisiatif untuk pengembangan kelapa sawit yang berkelanjutan di kedua negara.
 
Beberapa topik utama yang dibahas dalam pertemuan ini antara lain:
 
1. Kampanye untuk mempromosikan dan menciptakan kesadaran tentang manfaat minyak kelapa sawit kepada konsumen India, serta untuk melawan publisitas negatif untuk menodai citra minyak sawit di dunia.
 
2. Masalah yang terkait dengan harmonisasi tarif minyak sawit.
 
3. Mengusulkan adanya peringatan Hari Sawit Internasional untuk lebih menduniakan sawit.
 
4. India telah menjadi penghasil dan pengekspor gula yang besar. Saat ini negosiasi untuk membuka pasar gula dari India ke Indonesia sedang berjalan. Jika permintaan India untuk mengekpor gula ke Indonesia diterima, diharapkan dapat membantu negosiasi bilateral antara kedua negara untuk meningkatkan ekspor sawit ke India.
 
5. Pertemuan ini mendiskusikan bahwa ekspor minyak sawit ke India dapat ditingkatkan jika pajak ekspor CPO Indonesia dapat dirasionalisasi. Dalam 3-5 tahun terakhir, impor minyak sawit ke India tidak menunjukkan peningkatan berarti, dan kalah bersaing dengan minyak nabati lainnya seperti minyak kedelai dan bunga matahari yang pertumbuhannya cukup besar.
 
6. Disarankan pula agar ekspor minyak kelapa sawit bersertifikat ISPO harus mendapatkan insentif guna mendorong pertumbuhan dan pengakuan. Jika pihak Indonesia menyetujui pemberian insentif ini, pemerintah India mungkin dapat diyakinkan untuk mengurangi pajak impor minyak sawit berkelanjutan, untuk mendorong impor minyak sawit di India.
 
7. Kelompok kerja bersama Indonesia-India ini juga menyatakan kekhawatiran mereka atas diskriminasi terhadap minyak sawit dibandingkan minyak nabati lainnya dalam isu keberlanjutan.
Derom Bangun, Ketua DMSI mengatakan, “Pertemuan ini difokuskan pada upaya kedua belah pihak untuk meningkatkan volume perdagangan minyak sawit dari Indonesia ke India, termasuk kampanye untuk meningkatkan kesadaran konsumen di India perihal manfaat minyak kelapa sawit serta mengusulkan harmonisasi tarif ke pemerintah."
 
Atul Chaturvedi, Presiden SEA India menyatakan “Pentingnya minyak kelapa sawit bagi India dan Indonesia tidak boleh disepelekan. Indonesia telah membantu India dalam memenuhi kebutuhan minyak nabati dalam negeri mereka. India merupakan pasar yang sedang berkembang dan Indonesia perlu memfokuskan upayanya untuk meningkatkan ekspor ke India guna menyerap peningkatan produksi dalam negeri." (map/iqb)
 
 
 
Medan, Sumatera Utara 26 Maret 2019
 
 
 
 
 
Kontak:
Solidaridad Network Indonesia
3rd Floor Graha Indomonang, Jl. Mampang Prapatan Raya. No. 55, Jakarta 12760 – INDONESIA
P: +62-21-79189319


 

Berita Terkaitrss
Informasi tidak ditemukan
Pangan dan PertanianLainnyarss
Informasi tidak ditemukan
Berita TerbaruLainnyarss
Informasi tidak ditemukan