Kemenko Perekonomian Dukung Kampanye Cegah Kanker Serviks
Kamis, 05 Oktober 2017 - 10:24
Kemenko Perekonomian Dukung Kampanye Cegah Kanker Serviks
Sumber gambar : ekon.go.id
Jakarta – Di antara semua jenis kanker, saat ini kanker serviks atau kanker leher rahim menduduki urutan ke dua dari penyakit kanker yang menyerang perempuan di dunia. Sementara di Indonesia sendiri, kanker serviks berada di peringkat kedua dengan penderita terbanyak setelah kanker payudara.
 
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, kasus kanker di Indonesia terjadi sebanyak lebih kurang 330.000 orang dengan kasus terbesar adalah kanker serviks. Sementara itu, data dari WHO Information Centre on HPV and Cervical Cancer menyatakan bahwa 2 dari 10.000 wanita di Indonesia menderita kanker serviks dan diperkirakan 26 wanita meninggal setiap harinya karena kanker serviks.
 
“Pemeriksaan pap’s smear ini penting untuk kaum wanita karena kanker serviks itu pembunuh nomor dua setelah kanker payudara,” ungkap Ibu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Salsia Darmin Nasution saat membuka Kegiatan Pemeriksaan Deteksi Kanker Leher Rahim, Kamis (5/10), di Kantor Kemenko Perekonomian.
 
Menurut Salsia, kegiatan deteksi dini penyakit kanker serviks merupakan program nasional yang diprakarsai langsung oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Hal ini sejalan dengan niatan pemerintah yang secara konsisten mendorong program deteksi dini kanker serviks sebagai upaya pencegahan dan pengendalian bersama-sama.
 
Pemeriksaan deteksi kanker serviks ini diikuti oleh 70 peserta dan merupakan hasil kerja sama dari Dharma Wanita Persatuan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. (ekon)  
Sekretariat KemenkoLainnyarss
Informasi tidak ditemukan
Berita TerbaruLainnyarss
Informasi tidak ditemukan