Ceramah Kebangsaan Turut Memeriahkan Rangkaian Perayaan Ramadan di Kemenko Perekonomian
Sabtu, 25 Mei 2019 - 01:59
Ceramah Kebangsaan Turut Memeriahkan Rangkaian Perayaan Ramadan di Kemenko Perekonomian
Sumber gambar : ekon.go.id
Jakarta (24/5) - Ada yang berbeda di acara buka puasa Ramadan di Kemenko Perekonomian hari ini. Selain diisi dengan tausiyah yang menyejukkan hati dari Ustadz Wibowo, ceramah kebangsaan dari Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pun digelar sekaligus untuk menyambut hari lahir Pancasila.
 
Mengangkat tema “Pancasila sebagai Dasar Geopolitik di Era Millenial”, ceramah kebangsaan ini menghadirkan Anggota Dewan Pengarah BPIP, Mahfud MD sebagai narasumber.
 
Mahfud mengawali ceramahnya dengan menceritakan bagaimana Pancasila menjadi falsafah dan ideologi yang melandasi dan membimbing bangsa untuk mencapai tujuan-tujuannya.
 
"Kita Indonesia. Kita Pancasila. Kita harus merasa senasib, sepenanggungan, sebangsa dan setanah air dalam satu tekad, cita-cita, dan tujuan yang sama,” terang Mahfud.
 
Menurutnya, kehidupan bernegara adalah fitrah manusia dan sejak awal para pendiri bangsa sudah sepakat bahwa bentuk Negara Kesatuan sebagai format yang paling cocok bagi Indonesia yang majemuk.
 
Saat ini, lanjutnya, bangsa kita tengah menghadapi berbagai tantangan seperti globalisasi dan masifnya perkembangan teknologi informasi yang berbasis digital.
 
Tak hanya itu, tantangan lain adalah persoalan demokratisasi, perlindungan HAM, penyelamatan lingkungan hidup, dan ekonomi pasar bebas. Indonesia harus bersatu untuk menghadapinya.
 
Menko Perekonomian Darmin Nasution pun mengapresiasi terselenggaranya rangkaian acara perayaan ramadan di tahun 2019 ini. Mulai dari bazar ramadan, lomba tahsin Quran, santunan anak yatim-piatu dan duafa, hingga buka bersama yang diisi dengan tausiyah dan ceramah kebangsaan ini.
 
“Saya bersyukur kita semua diberi kesehatan sehingga bisa berkumpul dan bersilaturahmi,” ucap Darmin. (idc/iqb)
 

 

Berita Terkaitrss
Informasi tidak ditemukan
Sekretariat Kemenko PerekonomianLainnyarss
Informasi tidak ditemukan
Berita TerbaruLainnyarss
Informasi tidak ditemukan