Profil Deputi III (Pengembangan Usaha BUMN, Riset, dan Inovasi)

Deputi III (Pengembangan Usaha BUMN, Riset, dan Inovasi)

Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Riset, dan Inovasi

( Ir. Montty Girianna, M.Sc., MCP., Ph.D )

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2020 tentang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Riset, dan Inovasi (Deputi III) mempunyai tugas menyelenggarakan koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan serta pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang pengembangan usaha badan usaha milik negara, riset, dan inovasi. 

Deputi III menyelenggarakan fungsi: 

  1. koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang pengembangan usaha badan usaha milik negara, riset, dan inovasi;
  2. pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang pengembangan usaha badan usaha milik negara, riset, dan inovasi;
  3. pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengembangan usaha badan usaha milik negara, riset, dan inovasi; dan
  4. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. 

 

Profil Deputi Koordinasi Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Riset, dan Inovasi

Montty Girianna lahir di Bandung pada tanggal 22 Januari 1963. Ia menempuh pendidikan Sarjana di Fakultas Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (1985). Kemudian Ia melanjutkan pendidikan Magister di Institut Teknologi Bandung dengan gelar Master of Science (MSc) (1989) dan Master in City Planning (MCP) di Massachusetts Institute of Technology (MIT), USA (1996). Pendidikan Doktoral ditempuhnya di University of Illinois at Urbana Champaign (UIUC), USA (2002). Selain itu, Ia juga mengambil beberapa kursus singkat, salah satunya adalah Strategy and Organization, Executive Program di Graduate School of Business, Standford University, CA, USA (2011).

Berfokus pada bidang infrastruktur dan energi, Ia mengembangkan beberapa model proyeksi diantaranya model proyeksi dan bauran energi 20500 -LEAP, MARKAL dan merumuskan masterplan pengembangan gas bumi untuk industri dalam negeri termasuk proyeksi produksi dan kebutuhan gas, serta perencanaan infrastruktur yang terpadu (pipa gas dan fasilitas LNG). Ia juga aktif menulis beberapa buku, salah satunya adalah adalah Energy Sector White Paper (2014) dan Handbook of Geothermal (2014).

Ia pun aktif di dunia pendidikan sebagai pembimbing program doktor dan master di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (2006-sekarang); Staf Pengajar Program Ketahanan Energi di Universitas Indonesia Pertahanan (2012-2016); Staf Pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Pascasarjana, Universitas Indonesia untuk mata kuliah "Ekonomi Perkotaan dan Transportasi" (2003-2012); Peneliti atau Research Associate di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (2003-2010). 

Sebelum menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Riset, dan Inovasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak tahun 2020, Ia pernah menduduki posisi sebagai Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2014-2020); Ketua Tim Teknis Kerja Sama Indonesia-Green Global Growth Institute/GGGI (2013-2014); Program Ketahanan Energi (2012-2016); Sekretaris Tim Kerja Konektivitas, Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia/MP3EI (2012-2014); Perwakilan Tetap Dewan Energi Nasional (DEN) mewakili Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (2009-2014); Direktur Sumberdaya Energi, Mineral, dan Pertambangan di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (2005-2014); Tenaga Ahli Dewan Pengawas BRR NAD dan Nias (2005-2009); Anggota Kelompok Kerja Komite Kebijakan Percepatan Pembangunan Infrastruktur (2003-2005). 

Bagikan di | Cetak | Unduh