
Jakarta – Republik Indonesia (RI) akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT APEC pada 2013 mendatang. Terkait hal tersebut, pemerintah meyakini pertumbuhan daerah dan pariwisata dapat meningkat pesat.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, dalam pelaksanaannya nanti pemerintah akan menetapkan satu tema yang berkaitan dengan Asia Pasifik. “Intinya nanti kita akan menyelenggarakan side event dan kita akan bagi dalam beberapa daerah sehingga Indonesia akan mendapat manfaat dari penyelenggaraan ini terutama didalam bagaimana kita menaikan pariwisata, mendorong pertumbuhan di daerah-daerah lainnya,” ujarnya di Kementerian Perekonomian, usai rapat kerja persiapan APEC 2013 di Bali, Jakarta, Selasa (21/2/2011). Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini pemerintah tengah mempersiapkan panitia (organisasi) untuk menyelenggarakan KTT APEC di Bali.
“Soal APEC kita sudah mempersiapkan akan diadakan di Bali tapi kita akan melakukan pembahasan mengenai organisasinya yaitu Ketua pengarahnya Menko Perekonomian, Ketua Panitia substansi Menteri Luar Negeri, Ketua Penyelenggara Mensesneg dan Ketua Pelaksana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,”ungkapnya. Sementara untuk infrastrukturnya sendiri, sambung dia, sudah hampir rampung di antaranya adalah perluasan Bandara Ngurah Rai di Bali.
“Bandara akan selesai pertengahan 2013, kemudian jalan tol juga akan selesai, on the track semuanya,” tuturnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Maria Elka Pangestu, bahwa sampai saat ini pemerintah baru membahas terkait persiapan penyelenggaraan APEC. Seperti membahas lokasi dan tempat persidangan anggota APEC. Namun, ia belum dapat menyatakan apakah pelaksanaan APEC ini akan sama seperti pelaksanaan ASEAN Summit, dimana pada saat itu menghadirkan pasar seni.
“itu yang kita pikirkan, belum diputuskan. Kita akan menyiapkan kemungkinan itu, apakah akan dibuat pasar seni seperti apa yang dilakukan di ASEAN (summit),” ujarnya.
























