Jakarta –  Guna memperkenalkan penggunaan Bahan Bakar Gas (BBG) kepada masyarakat, pemerintah semakin gencar mempersiapkan segala sesuatunya, salah satunya memasangkan  converter kit di mobil dinas kementerian untuk mengecek hambatan dan kendala jika mobil memakai converter kit dan mengkonsumsi gas.

Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan akan memasang sekira 20 converter kit di mobil dinas kementerian. "Di ESDM sudah dimulai saya sudah perintahkan tadi,  kita coba pasangkan 20 biji,  jadi pak Wakil Menteri akan pakai, dan semua akan pakai. Yah kita coba dulu 20 (converter kit), sehingga tahu apa kesulitannya, hambatannya," ungkapnya ketika ditemui di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Kamis (12/1/2012).

Ia menambahkan saat ini converter kit buatan dalam negeri sudah tersedia. Namun untuk yang impor masih dalam proses.

“300 biji untuk produk lokal. Itu dipakai dulu sedangkan impor lagi diurus oleh Menperin,” ujarnya.

Menteri ESDM mengatakan, harga sebuah converter kit berkisar antara Rp. 11 juta-Rp. 14 juta. Namun, dia menambahkan jangan melihat secara jangka pendek. Memang harga sebuah converter kit tergolong mahal, akan tetapi akan memberikan penghematan di kemudian harinya.

Tapi berbeda dengan  kendaraan plat kuning atau kendaraan umum, pemerintah akan memberikan converter kit tersebut secara cuma-cuma. "Tetapi transisi satu tahun. Pada 2013 kita mengharapkan mobil yang dibuat di Indonesia ada converter kit-nya. Karena kan baru," pungkasnya.