Jakarta - Pemerintah mewaspadai terjadinya perlambatan ekonomi China dan India. Pasalnya, China dan India akan menjadikan Indonesia sebagai basis perdagangan bagi produk-produknya.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan melambatnya ekonomi dua negara tersebut ada kemungkinan berimplikasi pada neraca perdagangan Indonesia. Kedua negara tersebut semakin gencar menggenjot ekspor ke mitra dagangnya, termasuk Indonesia.

“Yang saya wanti-wanti dan harus diwaspadai adalah jaga jangan domestik kita menjadi pasar luar," ujarnya di kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk saat ini yang menjadi fokus perhatian pemerintah adalah menjaga pasar domestik agar tidak menjadi bidikan produk negara lain. Dan menjadikan produk-produk Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri, namun ini tidak berarti pemerintah melarang produk-produk negara lain masuk dan menguasai ke Indonesia.

Karenanya, sambung dia, pemerintah terus mendorong pengusaha dan pelaku bisnis dalam negeri untuk mengisi pasar dalam negeri.

Menko Perekonomian mengakui saat ini yang perlu menjadi perhatian pemerintah dan pekerjaan rumah adalah menjamurnya produk-produk ilegal yang menguasai pasar dalam negeri.

"Yang paling berbahaya adalah barang selundupan yang disinyalir terus mengalir," pungkasnya.