Jakarta - Pemerintah optimis dapat meningkatkan kerjasama di bidang perdagangan antara Indonesia dengan Jerman hingga US$ 12 miliar. Saat ini kerjasama antara Indonesia dengan Jerman baru mencapai US$ 6 miliar.


"Kalau selama ini perdagangan kita baru sekitar 6 miliar dolar, saya beranggapan sebelum 2015 sudah bisa dobel jadi 12 bilion itu bisa cepat dilakukan, karena trade-nya complementary," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Jakarta.


Ia mengatakan, walaupun Jerman juga terkena dampak dari krisis global tapi perdagangan dengan Jerman bisa meningkat karena hingga kini terbukti belum ada guncangan. "Jerman negara terkuat di eropa, kita sekarang US$6 miliar dan itu nomor empat di ASEAN," ujarnya.


Sementara, urutan pertama adalah Singapura yang mencapai US$ 11 miliar. "Oleh karena itu size (ukuran) kerjasama harus kita kejar karena masih terbuka ruang besar untuk tingkatkan jadi dobel. Diversifikasi dari pasar itu perlu kita lakukan tapi bukan berarti kita tak kerjakan pekerjaan rumah kita perluasan pasar dometik," ujarnya.


Lebih lanjut, Ia mengatakan dari sisi produk Indonesia impor barang yang berbasis teknologi seperti otomotif, turbin, elektronik. Sedangkan Indonesia mengekspor  kopi, teh, karet dan tembakau ke Jerman.

 

sumberfoto: 88db.com