Menko Perekonomian menyaksikan dan menandatangani MoU pembiayaan kredit antara Perbankan dengan UKM
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Menerima Penghargaan Terkait Opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Tahun Anggaran 2008.
Menko Perekonomian saat memberi pengarahan pada Rakernas Badan Pertahanan Nasional tahun 2010 ...
Menko Perekonomian saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional di Palembang, didampingi Gubernur Sumsel dan Dirut PLN serta beberapa Direksi Perusahaan. ...
...
Menko Perekonomian bersama dengan jajaran menteri ekonomi KIB II saat meninjau pelabuhan di Batam ...
Menko Perekonomian membuka Rakernas Kementerian Kelautan dan Perikanan, didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Pekerjaan Umum dan Kepala Bappenas ...
UNESCO Setujui Batik Sebagai Warisan Budaya Indonesia
Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membawahi masalah kebudayaan, UNESCO, telah menyetujui batik sebagai warisan budaya tak benda yang dihasilkan oleh Indonesia. Keberhasilan itu telah dilaporkan oleh Menko Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pertemuan di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin, 7 September 2009.
Pemerintah telah menerima pemberitahuan dari UNESCO bahwa batik diakui sebagai satu warisan dunia yang dihasilkan dari Bangsa Indonesia. Peresmian batik sebagai warisan budaya tak benda dari UNESCO itu akan diselenggarakan pada suatu rangkaian acara pada 28 September 2009 hingga 2 Oktober 2009 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Untuk merayakan keberhasilan itu, Presiden Yudhoyono mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mengenakan pakaian batik demi penghargaan terhadap kebudayaan Indonesia tersebut.
Warisan budaya tak benda kemanusiaan merupakan satu dari tiga daftar yang dibuat di bawah Konvensi UNESCO 2003 mengenai Perlindungan Warisan Budaya Tak Benda untuk Kemanusiaan dan Indonesia telah menjadi negara pihak di dalam konvensi tersebut.
Sejak 2008, pemerintah telah melakukan penelitian lapangan dan melibatkan komunitas serta ahli batik di 19 provinsi di Indonesia untuk menominasikan batik sebagai warisan budaya tak benda kemanusiaan dari UNESCO. UNESCO menilai batik sebagai ikon budaya bangsa yang memiliki keunikan serta simbol dan filosofi yang mendalam mencakup siklus kehidupan manusia. Bahkan bukan hanya batik dianggap budaya asalnya dari Indonesia, tetapi diakui sebagai satu representasi dari budaya tak benda dari kemanusiaan. Sebagai kain tradisional, batik kaya akan nilai budaya sebagai kerajinan tradisional yang diwarisi secara turun temurun.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan sejak 2003 kebudayaan Indonesia telah diakui oleh UNESCO dengan diraihnya sertifikat wayang sebagai warisan budaya tak benda dan keris sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia. Selanjutnya, menurut Jero, pemerintah sedang menominasikan angklung sebagai warisan budaya dari Indonesia . Sumber: Antara