Menko Perekonomian memberikan arahan di acara Seminar Nasional "Mencari Format Sistem Keamanan Nasional dalam Era Demokrasi dan Globalisasi" di Lemhanas. ...
Menko Perekonomian bersama para menteri KIB II saat menerima kunjungan US Secretary of Commerce di kantor Kemenko Perekonomian ...
Menko Perekonomian bersama Anggota II BPK serta para menteri di bidang perekonomian saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan oleh BPK RI
...
Menko Perekonomian memberi pidato saat rapat gabungan Komisi IV, VI, dan VII DPR RI ...
Penerapan Sistem Informasi Geografis Untuk Analisis Infrastruktur Perkotaan Perumahan-Permukiman di Kota-kota P. Jawa
Perkembangan wilayah kota di Indonesia dalam beberapa kurun waktu terakhir ini menunjukkan terjadinya konsentrasi penduduk di wilayah perkotaan.Kecenderungan ini masih akan terus terjadi jika melihat dari tingginya laju urbanisasi yang ditandai dengan terus terjadinya konsentrasi kegiatan ekonomi di perkotaan.Hal ini tentu saja berdampak sangat luas pada upaya perencanaan, pembangunan, pengelolaan infrastruktur perkotaan dan perumahan-permukiman
Salah satu sistem yang digunakan dalam rangka perencanaan pembangunan dan pengelolan infrastruktur perumahan pemukiman adalah dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). SIG adalah suatu sistem yang mengambil, mengecek, mengintegrasikan, memanipulasi, menganalisa, dan menampilkan data yang secara spatial (keruangan) dapat mereferensikannya kepada kondisi bumi. Teknologi SIG mengintegrasikan operasi-operasi umum database, seperti query dan analisa statistik, dengan kemampuan visualisasi dan analisa yang unik yang dimiliki oleh pemetaan. Kemampuan inilah yang membedakan SIG dengan Sistem Informasi lainnya yang membuatnya menjadi berguna untuk berbagai kalangan untuk menjelaskan kejadian, merencanakan strategi, dan memprediksi apa yang akan terjadi.
Sistem Informasi Geografis (Geography Information System) dapat membantu dalam menginventarisasi berbagai informasi data infrastruktur, prasarana dan sarana perkotaan terkait dengan perumahan dan permukiman yang dapat disajikan dalam bentuk tabular maupun spasial. Sistem Informasi Geografi memegang peranan penting sebagai alat pendukung (tools) pengambilan keputusan/kebijakan dan penyusunan strategis di segala bidang terutama terkait infrastruktur perkotaan serta perumahan-permukiman. Ketersediaan sistem informasi geografis perlu diupayakan untuk membangun sistem informasi yang efektif, efisien dan terintegrasi. Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka kajian mengenai Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis untuk mendukung kebijakan pengembangan infrastruktur perkotaan dan perumahan-permukiman adalah mutlak diperlukan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan Sistem Informasi Geografi dan Penginderaan Jauh sebagai alat bantu (tools) dalam penyusunan dan penentuan kebijakan pengembangan infrastruktur perkotaan dan perumahan-permukiman.
Keluaran yang dihasilkan dari kegiatan ini meliputi : i) struktur data, basis data tabular dan spatial infrastruktur, sarana dan prasarana perkotaan serta perumahan-permukiman secara akurat dengan menggunakan skala 1:25.000. ii) Unit analisis yang digunakan pada area kecamatan- kabupaten pada 21 kota-kota di Pulau Jawa, informasi yang di tampilkan secara lengkap yang mencakup semua unsur infrastruktur yang ada pada kabupaten atau kota tersebut dan time series (Tahun 2000 - terbaru). iii) Tersedianya kajian pemanfaatan sistem informasi geografis untuk mendukung kebijakan pengembangan perumahan dan permukiman serta tersedianya kajian pemanfaatan system informasi geografis untuk mendukung kebijakan pengembangan perumahan dan permukiman masa sekarang maupun yang akan datang.
Untuk kegiatan berikutnya di harapkan dengan menggunakan SIG ini bisa mencakup kota – kota di luar kota/kabupaten yang telah di kaji dan mencakup lintas sektor infrastrukur yang lain, seperti sumber daya air, transportasi, telekomunikasi, dan kawasan ekonomi khusus dan perbatasan negara.