Menko Perekonomian memberi pidato saat rapat gabungan Komisi IV, VI, dan VII DPR RI ...
Menko Perekonomian bersama para menteri KIB II saat menerima kunjungan US Secretary of Commerce di kantor Kemenko Perekonomian ...
Menko Perekonomian bersama Anggota II BPK serta para menteri di bidang perekonomian saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan oleh BPK RI
...
Menko Perekonomian memberikan arahan di acara Seminar Nasional "Mencari Format Sistem Keamanan Nasional dalam Era Demokrasi dan Globalisasi" di Lemhanas. ...
Jakarta, 14 Oktober 2009 - Stabilitas ekonomi makro Indonesia sejak tahun 2005 - 2009 relatif terjaga yang tercermin dari terkendalinya inflasi dan volatilitas nilai tukar rupiah. Pendapatan per kapita Indonesia meningkat hampir dua kali pada tahun 2009 dibandingkan tahun 2005, menjadi 23,1 juta rupiah. Pertumbuhan ekonomi yang disertai dengan stabilitas harga kebutuhan pokok telah berhasil menurunkan tingkat kemiskinan dari 16% pada tahun 2005 menjadi 14% - 15% pada tahun 2009 ini. Selain itu, akselerasi laju pertumbuhan ekonomi yang cukup baik juga telah berhasil menciptakan kesempatan kerja, sehingga tingkat pengangguran menurun baik secara absolut maupun persentase terhadap angkatan kerja dari 10,3% pada tahun 2005 menjadi 7% – 8% pada tahun 2009.
Seminar Perubahan Iklim dan Solusi Alternatif Melindungi Lapisan Ozon
Jakarta, 9 Oktober 2009 - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan seminar yang merupakan rangkaian sosialisasi dampak perubahan iklim yang merupakan seri lanjutan dari seminar-seminar sebelumnya. Seminar kali ini menitikberatkan pada kebijakan pemerintah tentang perubahan iklim yang berhubungan dengan upaya perlindungan lapisan ozon.
Seminar yang dimoderatori oleh Staf Ahli Bidang Inovasi Teknologi dan Lingkungan Hidup Kemenko Bidang Perekonomian menghadirkan narasumber dari Kementerian Lingkungan Hidup yang membidangi Mitigasi Perubahan Iklim, dan studi kasus pelaku usaha hidro-karbon yang merupakan salah satu solusi melindungi lapisan ozon. Dalam kesempatan ini hadir perwakilan dari beberapa kementerian/lembaga, Kadin, dunia pendidikan, pelaku usaha/swasta, yayasan-yayasan, dan lain-lain.
Kebijakan Pemerintah RI dalam menghadapi perubahan iklim/pemanasan global dan kerusakan lapisan ozon dapat dilihat pada:
Berdasarkan surat penetapan pemenang pelelangan dari Pejabat Pembuat Komitmen 0001,0002, 0003, dan 0024 Setmenko Bidang Perekonomian Tahun 2009 nomor PEN-11/PPK.SET.M.EKON/ PERALATAN/10/2009 tanggal 7 Oktober 2009, Panitia Pengadaan Barang/Jasa, dengan ini mengumumkan ... (selengkapnya klik di sini)
Lampiran : Hasil Evaluasi Dokumen Penawaran (klik di sini)
Jakarta, 14 September 2009 - Pada hari ini, Senin 14 September 2009, Raker Pansus RUU KEK telah menyetujui rumusan RUU KEK yang telah disepakati bersama Pemerintah, untuk disampaikan ke Sidang Paripurna DPR guna pengesahaannya menjadi Undang-Undang. Pengesahan tersebut menandai dimulainya era baru di negara kita dalam menawarkan keunggulan daya saingnya memasuki persaingan global untuk menarik penanaman modal. Dengan lokasi yang sangat strategis di tengah emerging market dengan potensi pasar sekitar 3 milyar jiwa di Asean, Cina, dan India, diharapkan pengembangan KEK dapat mengoptimalkan keunggulan geoekonomi dan geostrategi yang dimiliki negara kita sebagai salah satu basis produksi global.
Pada dasarnya, pengembangan KEK dilaksanakan melalui penyiapan kawasan dengan batas tertentu yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategi serta diberi berbagai fasilitas dan kemudahan guna menampung kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional. Dengan penyederhanaan proses bisnis, jaminan ketertiban dan keamanan, pemberian fasilitas, serta jaminan kepastian hukum, keberadaan KEK diharapkan dapat bersaing dengan kawasan sejenis di negara tetangga dalam menarik penanam modal.