R   E   S   U   M   E

 

MINYAK BUMI

 

Penutupan Selat Hormuz ganggu lalu lintas minyak

Seiring dengan ancaman Iran untuk menutup Selat Hormuz berbarengan denan rencana penerpan sanksi ekonomi terhadap negara teluk itu, hal ini berpotensi mengancam lalu lintas minyak.

Baca selengkapnya...

Tekanan jual signifikan masih marak terjadi hampir di keseluruhan sektoral IHSG, terutama pada saham sektoral industri dasar, properti dan infrastruktur akibat adanya sentiment negative akan dinaikkannya BBM seiring dengan lonjakan harga minyak dunia.

Baca selengkapnya...

Pemerintah diminta tidak menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi berbarengan dengan kenaikan tarif tenaga listrik sebesar 10 persen karena hal itu dinilai akan memicu lonjakan tingkat inflasi dan memberatkan masyarakat. 

Baca selengkapnya...

Menteri Perindustrian MS Hidayat berharap kenaikan tarif dasar listrik (TDL) tak akan memberatkan para pengusaha.

Baca selengkapnya...

Harga minyak mentah akhirnya turun setelah beberapa hari mengalami kenaikan pada perdagangan di New York Mercantile Exchange, Kamis (5/1/2012) waktu setempat. Penyebabnya, persediaan minyak Amerika Serikat yang naik minggu lalu dan naiknya biaya pinjam di Perancis.

Baca selengkapnya...

R   E   S   U   M   E

MINYAK BUMI

Minyak bisa tembus US$ 100/barel

Meski kemarin harganya tertekan, minyak mentah diperkirakan masih bisa menembus US$ 100 per barel pada bulan ini seiring dengan membaiknya ekonomi Jepang, permintaaan dari negara berkembang, dan menjelang musim dingin.

Baca selengkapnya...

R   E   S   U   M   E

MINYAK BUMI

Realisasi subsidi BBM melonjak

Realisasi pencairan anggaran subsidi BBM per 7 November mencapai Rp 110,82 triliun, melonjak dua kali lipat dari realisasi pada periode yang sama tahun lalu. Agus Suprijanto, Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara, menjelaskan membengkakknya subsidi BBM pada tahun ini disebabkan oleh kenaikan harga minyak di pasar internasional dan peningkatan konsumsi di dalam negeri.

Baca selengkapnya...

R   E   S   U   M   E

MINYAK BUMI

Pertamina didorong ambil alih blok migas

Pemerintah mendorong PT Pertamina (Persero) dan perusahaan migas nasional lainnya mengambil alih pengelolaan blok-blok minyak dan gas yang akan segera berakhir masa kontraknya. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo mengatakan tidak hanya diberikan hal pengelolaan, tetapi Pertamina juga harus mampu menjadi operator di blok migas tersebut.

Baca selengkapnya...

R   E   S   U   M   E

MINYAK BUMI

Penerimaan migas diprediksi tercapai

Potensi penurunan pendapatan negara dari migas akibat tidak tercapainya target produksi minyak sebesar 945.000 barel per hari di APBNP 2011, dapat ditutupi dari lonjakan harga di pasar internasional. Askolani, Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), mengungkapkan sejauh ini realisasi rata-rata lifting minyak masih di bawah 900.000 barel per hari.

Baca selengkapnya...

R   E   S   U   M   E

MINYAK BUMI

Pertamina Incar 23 Blok Migas

PT Peramina (Persero) mengincar 23 blok minyak dan gas bumi (migas) di dalam negeri untuk dikelola sendiri ataupun dalam bentuk hak kepemilikan saham (participating interset/PI). Di dalam negeri yang kami incar adalah Blok Mahakam, juga bekas blok yang dikelola Exxon di Aceh. Kami berkeyakinan di daerah Aceh masih ada peluang besar migasnya, kata Direktur Hulu PT Pertamina Muhammad Husen di Jakarta, Selasa (8/11).

Baca selengkapnya...

First  |  Prev |   1  2  3  4  5  6  7  8  9  10   | Next  |  Last  
Halaman 1/19